-->

Macam-Macam Essential Oil Untuk Perawatan Luka Bakar

Jenis Essential Oil Untuk Perawatan Luka Bakar


essential oil, minyak esensial, minyak harum
Macam-Macam Essential Oil



Essential oil merupakan ekstrak minyak yang memiliki aroma wangi yang didapatkan dari penyulingan ekstrak kulit kayu, bunga, akar, daun, biji, batang, dan bagian tanaman lainnya.


Minyak esensial sering digunakan sebagai aromaterapi atau sebagai pengobatan alternatif. Bau harum mampu memberikan efek psikologis ketika menghirupnya. Aroma yang wangi bisa membuat badan menjadi lebih tenang.


Tapi ternyata, tak hanya soal harumnya essential oil yang banyak digunakan. Melainkan beragam manfaat kesehatan yang bisa di dapatkan pula. Apa saja manfaat essential oil bagi tubuh kita?


Essential Oil Untuk Luka Bakar


Jenis luka bakar tidak didasarkan pada akar penyebabnya, melainkan tingkat keparahannya. Luka bakar dikategorikan menjadi tiga tingkat keparahan, yaitu derajat pertama, derajat kedua, dan derajat ketiga. Menyembuhkan luka bakar dengan essentialoil bisa diterapkan untuk kerusakan kulit ringan. Sementara luka bakar parah dan luka bakar wajah harus selalu ditangani oleh ahli medis. 


Essentialoil mampu mengobati rasa sakit akibat luka bakar, mencegah infeksi, dan mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, berguna juga dalam mengobati penderitaan mental dan nyeri yang terkait dengan cedera ini. Kamu bisa menggunakannya secara topikal juga diiringi penggunaan minyak dalam diffuser. Cara ini ampuh untuk meningkatkan suasana hati dan mendorong relaksasi, sehingga kamu dapat beristirahat.


Macam-Macam Essential Oil dan Fungsinya Untuk Mengatasi Luka Bakar


1. Lavender Oil


Aroma Lavender yang menenangkan kini banyak digunakan sebagai pengharum untuk berbagai macam produk salah satunya untuk kesehatan. Lavender Oil dikenal sebagai minyak yang ampuh meredakan nyeri karena bersifat antiseptik dan anti bakteri. Sifat anti-inflamasi pada lavender oil juga dapat mengurangi pembengkakan, membantu menjaga kulit yang terbakar tetap bersih, dan menurunkan risiko infeksi. 


Bahan aktif utama pada lavender oil yaitu linaool dan linalyl acetate. Keduanya diketahui bisa mengurangi peradangan dan membantu mempercepat penyembuhan luka sekaligus mengurangi jaringan parut. Namun, lavender oil tidak boleh digunakan secara terus menerus pada luka bakar yang parah.


Cara menggunakan: Campurkan 3 hingga 5 tetes lavender oil dengan setengah sendok teh jojoba oil, aloe vera, atau carrier oil lainnya. Oleskan langsung ke luka menggunakan ujung jari. Tutup luka menggunakan kain kasa medis.



Baca Juga : Jenis Makanan Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

                     Manfaat Jus Seledri Untuk Kesehatan dan Kecantikan, Rasakan Manfaatnya!

                     Cara Mengobati Gusi Bengkak




2. Tea Tree Oil


Tea Tree Oil adalah antiseptik dan antimikroba yang kuat, sehingga dapat menjaga kebersihan area luka bakar. Minyak ini membantu mempercepat penyembuhan luka dan meminimalisir munculnya bekas luka.


Bukan hanya itu, mengoleskan minyak secara rutin pada luka bakar ringan bisa membantu mencegah infeksi dan komplikasi. Namun, kamu perlu mengencerkannya terlebih dahulu menggunakan campuran carrier oil guna menghindari iritasi pada kulit sensitif.


Cara menggunakan: Campurkan masing-masing 10 tetes lavender oil dan tea tree oil dengan masing-masing setengah cangkir aloe vera dan carrier oil. Masukkan dalam botol semprot besar dan aduk rata sebelum digunakan. Oleskan secara bebas ke area luka bakar.


3. Peppermint Oil


Luka bakar yang tingkat keparahannya sedang dan parah bisa menyebabkan bekas luka hipertrofik yang menyebabkan rasa gatal dan menyakitkan. Nah, karena peppermint oil bertindak sebagai anestesi lokal, jenis minyak esensial ini adalah pilihan yang pas untuk mengurangi rasa sakit. 


Peppermint oil juga memiliki sifat anti-inflamasi dan berkat senyawa aktif utamanya, yakni mentol, membuat minyak ini memberi sensasi dingin yang dapat menenangkan luka bakar. Selain itu, juga terdapat antimikroba, antibakteri, dan antiseptik di dalamnya. 


Cara menggunakan: Campur 1 sendok teh coconut oildengan 4 tetes peppermint oil dan minyak esensial clary sage. Aduk rata dan oleskan langsung ke bekas luka bakar yang gatal. Tutupi dengan kain kasa dan aplikasikan kembali sebanyak satu atau dua kali sehari.



Baca Juga : Tips Mengurangi Bau Badan Dengan Bahan Alami

                     Tips Agar Lipstikmu Tahan Sepanjang Hari

                     Gel Moisturizer, Gel Aman Untuk Kulit Berminyak




4. Geranium Essential Oil


Geraniumessential oil memiliki sifat antiseptik dan antibakteri yang dapat membantu mencegah infeksi pada luka bakar. Sama halnya dengan lavender oil, minyak satu ini juga membantu mengurangi depresi dan perasaan sedih yang biasanya dialami korban luka bakar. Selain itu, minyak ini juga dapat mengurangi peradangan yang disebabkan oleh luka bakar. Dengan mengurangi peradangan, minyak ini mempercepat proses penyembuhan alami tubuh.


Senada dengan hal itu, sebuah studi yang diterbitkan dalam Advanced Pharmaceutical Bulletin menemukan bahwa geranium essential oil memiliki efektivitas yang serupa dengan antibiotik, serta efektif dalam menghambat infeksi Staph.


Cara Menggunakan: Campurkan 3 tetes minyak geranium dengan 2 tetes minyak helichrysum dan satu sendok teh carrier oil. Oleskan langsung ke area yang terluka dan tutup dengan kain kasa agar luka tetap bersih.

LihatTutupKomentar