-->

Tips Agar Roti Mengembang Sempurna dan Super Lembut

Tips Agar Roti Mengembang Sempurna dan Super Lembut

adonan roti, tips roti mengembang, roti lembut

Tips agar roti mengembang sempurna dan super lembut - Membuat roti sendiri di rumah memang menyenangkan untuk orang yang senang membuat roti atau orang yang sekedar penasaran untuk membuat roti yang empuk dan lembut.


Membuat roti memang gampang-gampang sudah. Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan oleh semua orang. Siapa saja bisa membuat roti, termasuk kamu juga.


Salah satu tantangan membuat roti yaitu bagaimana caranya agar roti yang telah dibuat memiliki tekstur yang empuk, lembut dan mengembang.


Untuk para pemula pasti akan mengalami sedikit masalah dan khawatir jika roti tidak mengembang dan bertekstur kasar.


Jika kamu mengalami hal itu, jangan khawatir. Sebelum mencoba buat roti yang mengembang alangkah baiknya ada beberapa hal yang penting yang perlu kamu ketahui.

Tips agar roti mengembang sempurna dan memilik tekstur yang lembut:


1. Tepung Terigu

tepung terigu protein tinggi, roti lembut, adonan roti, tepung untuk roti


Tepung terigu berperan penting untuk membuat segala jenis roti, gunakanlah tepung terigu protein tinggi. Karena tepung jenis ini banyak mengandung gluten. Protein gluten tersusun atas gluadin dan glutenin. Giladin berfungsi sebagai perekat dan menjadikan adonan roti elastis. Sedangkan glutenin berfungsi menjaga adonan agat tetap kokoh dan menahan gas CO2 selama proses fermentasi yang bisa membuat adonan menjadi berpori-pori.


Tepung terigu protein tinggi mengandung 14% protein gluten yang bisa menghasilkan tekstur roti berserat halus dan empuk.


2. Ragi

ragi kering instan, adonan roti, roti lembut, roti mengembang


Ragi merupakan mikroorganisme atau makhluk hidup bersel satu. Ragi digunakan untuk fermentasi adonan sehingga adonan dapat mengembang dan terbentuk serat /pori-pori. Saat proses fermentasi, ragi merubah gula dan karbohidrat di dalam adonan menjadi gas karbondioksida (CO2) dan alkohol. Zat inilah yang menjadikan adonan mengembang dan memiliki aroma khas roti saat dipanggang.

Jenis ragi kering instan dipasar sangat banyak, ragi instan lebih banyak digunakan karena praktis dan dapat dicampur langsung ke dalam adonan.


3. Gula

gula pasir, roti lembut, cara membuat roti


Alasan kenapa gula selalu ada di resep roti, karena gula berfungsi sebagai makanan ragi yang bisa membuat proses fermentasi berkembang lebih cepat. Selain itu gula memberika rasa manis pada roti dan memperbaiki warna dan aroma saat proses pemanggangan. Fungsi lain dari gula yaitu bersifat higrokopis yang menjadikan roti lebih awet.


Penggunaan gula terlalu banyak akan membuat proses fermentasi berjalan lebih cepat sehingga pori-pori roti menjadi kasar dan roti lebih cepat gosong saat dipanggang.


Pilihlah gula yang berkualitas baik, sepeti tidak bergumpal, butirannya halus, dan berwarna putih bersih tanpa kotoran.


Baca Juga : Resep Donat Kentang Empuk


4. Lemak

margarin, mentega, adonan roti
Tambahkan teks


Lemak berfungsi untuk memperbaiki tekstur dan cita rasa. Lemak dibagi menjadi dua yaitu lemaknabati (margarin) dan lemak hewani (mentega).


Roti akan lebih empuk dan harum dengan adanya penambahan lemak pada adonan. Tekstur roti juga lebih halus dan serat tidak kasar dan seret ketika dimakan.


Baca Juga : Resep Donat Kentang Empuk


5. Cairan 

susu cair, cara membuat roti, roti lembut


Adonan roti memang perlu ditambah cairan sepeti air dingin, susu cair, santan, dan sebagainya. Penggunaan cairan dalam adonan  bisa mengntrol adonan, membantu penyebaran adonan lain agar tecampur rata. Cairan juga membentuk gluten lebih cepat sehingga roti yang sudah jadi lebih empuk dan elastis. 


Penggunaan cairan harus sesuai dengan petunjuk resep. Kelebihan cairan akan menyebabkan adonan lembek. Sebaliknya, kekurangan cairan bisa menyebabkan adonan keras, sudah digiling, dan dibentuk.


6. Telur

telur untuk roti, cara membuat roti, adonan roti


Telur ayam memang sering dijadikan untuk membuat roti. Telur berfungsi untuk memperbaiki nilai gizi roti, meningkatkan citra rasa, membuat tekstur roti menjadi halus, dan pengembang roti secara alami. Kandungan lecithin di dalam kuning telur membantu mengemulsi adonan lebih kompak.


Pilihlah telur ayam yang baru, bersih dan tidak retak. Sebelum membuat roti, pecahkan telur ke dalam mangkok sendiri. Jangan langsung ke dalam adonan, karena untuk menghindari telur yang busuk.

7. Garam

garam halus, cara membuat roti


Peran garam dalam adonan sangat penting, meskipun diperlukan dalam jumlah sedikit. Dengan adanya garam proses fermentasi ragi dapat dikontrol. Jika tidak ada garam, fermentasi akan berjalan lebih cepat dan gula habis dimakan oleh ragi. Hal ini bisa menyebabkan warna kulit roti akan menjadi pucat dan berkerut.


Garam juga berfungsi untuk menyetabilkan gluten untuk menahan gas sehingga adonan tidak mudah turun. Fungsi lain garam adalah menyeimbangkan rasa agar roti terasa lebih gurih dan menjadi lebih awet.


Setelah mengetahu fungsi dari bahan dasar roti agar bisa mengembang sempurna dan super lembut, selanjutnya kita harus mengetahui bagaimana langkah-langkah membuat roti. 

Berikut ini adalah urutan dalam membuat roti:

  1. Pastikan peralatan yang digunakan dalam kondisi kering, bebas dari minyak dan air. Minyak dan air akan berpengaruh pada hasil akhir, karena akan membuat adonan tidak mengembang dan bantat.
  2. Gunakan bahan-bahan yang bagus dan berkualitas baik. Jangan sampai ada bahan yang kadaluarsa.
  3. Pengocokan adonan harus sampai benar-benar mengembang dan berwarna putih pucat.
  4. Setelah adonan mengembang, ayak adonan dan campurkan ke dalam adonan secara perlahan.
  5. Masukkan mentega cair dalam kondisi suhu ruang, karena mentega cair panas yang langsung dimasukkan ke adonan akan mencegah terbentuknya lapisan di bawah roti dan roti menjadi bantat.
  6. Untuk roti yang mengharuskan kuning dan putih telur dipisah, pastikan bahwa kuning dan putih telur terpisah dengan baik.
  7. Pastikan telur yang digunakan dalam kondisi suhu ruang. Jangan telur yang dingin karena akan merubah tekstur roti. Pengocokan telur dilakukan dengan kecepatan sedang.
  8. Saat memanggang adonan pastikan oven dalam kondisi panas. Hal ini akan berpengaruh pada kue akan turun sebelum mengembang apabila ovennya belum panas.
  9. Setelah memasukkan adonan ke oven, janganlah dibuka pada 10 menit pertama agar adonan tidak mengempis.

LihatTutupKomentar