-->

Wajah Sering Muncul Jerawat? Ini Dia Macam-Macam Jerawat Yang Perlu Kalian Ketahui

Macam-Macam Jerawat Yang Perlu Kalian Ketahui

jerawat, komedo, obat jerawat, bopeng, scars, flek hitam, noduls, jerawat batu, bruntusan, pori-pori besar


Macam-Macam Jerawat Yang Perlu Kalian Ketahui - Jerawat sering menjadi masalah yang menjengkelkan bagi siapapun, khususnya bagi wanita. Jerawat muncul karena pori-pori kulit tersumbat oleh minyak berlebih, kotoran, sel kulit mati, dan terinfeksi bakteri. Terkadang, jerawat bisa muncul karena perubahan hormon dalam tubuh.


Hampir setiap orang yang memiliki masalah jerawat pasti terganggu dengan penanpilan, terasa nyeri, dan bisa menyebabkan noda kehitaman yang sulit dihilangkan jika sudah mengempis. 

Hadirnya jerawat ditandai dengan kulit berminyak, muncul bintil kecil, dan komedo. Ada beberapa macam-macam jerawat dengan beragam lokasi timbul selain kulit di wajah. Misalnya di pundak, punggung, dada dan leher.

jenis jerawat dibagi menjadi dua kelompok yaitu jerawat non-inflamasi (tidak menyebabkan pembengkakan) dan jerawat inflamasi (menyebabkan pembengkakan pada kulit yang berwarna merah).

Beberapa jerawat mungkin dapat diatasi hanya dengan menggunakan obat jerawat yang dijual bebas di pasaran. Namun, beberapa macam jerawat lainnya justru membuat seseorang stres dan memerlukan penanganan dokter kulit sesuai dengan tingkat keparahannya.

Sebelum melakukan perawatan untuk wajah yang berjerawat, ada baiknya jika mengetahui macam-macam jerawat yang muncul pada wajah. 

Berikut adalah macam-macam jerawat yang perlu kalian ketahui:


1. Blackhead (Komedo Terbuka)


komedo hitam, komedo membandel, jerawat, masker komedo


Blackhead atau komedo terbuka adalah benjolan kecil berwarna hitam di permukaan wajah yang sering muncul di area hidung.  Jerawat ini dipenuhi minyak berlebih (sebum) dan sel kulit mati. Warna hitam komedo berasal dari sel kulit mati yang tersumbat di pori-pori kulit.

Blackhead tidak menimbulkan rasa sakit atau kemerahan di kulit seperti jerawat. Blackhead atau komedo terbuka ini juga sering disebut sebagai jerawat ringan karena tidak menyebabkan peradangan.

2. Whitehead (Komedo Tertutup)


komedo putih, komedo tertutup, jerawat, bisul, pori-pori besar


Komedo tertutup merupakan jenis jerawat yang disebabkan penyumbatan pori-pori oleh minyak dan sel kulit mati sehigga menimbulkan gumpalan-gumpalan putih dipermukaan kulit.

Umunya jerawat jenis ini disebabkan oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan juga perubahan hormonal.

Berbeda dengan komedo hitam yang hanya tersumbat sebagian, penyumbatan whitehead menutupi seluruh permukaan teratas pori-pori. Sehingga menyebabkan jerawat akan seperti benjolan putih.

Whitehead umumnya lebih susah dioabti ketimbang blackhead karena pori-pori sudah tertutup. Tetapi kaliana bisa menggunakan produk yang mengandung asam salisilat  yang bisa membantu menghilangkan whitehead.

Penggunaan retinoid topikal juga bisa memberikan hasil terbaik untuk jeawat jenis ini.

Baca Juga : Serum Untuk Bopeng

3. Papula


papula, jerawat kemerahan, bruntusan, jerawat meradang



Papula adalah jenis jerawat yang muncul di bawah permukaan kulit. Jika diraba akan terasa seperti benjolan padat yang terasa nyeri dan tampak bengkak kemerahan disekitarnya. Namun, jerawat ini tidak memiliki titik nanah pada puncaknya.

Papula terjadi ketika dinding disekitar pori-pori rusak karena peradangan parah. Sehingga menghasilkan pori-pori keras dang tersumbat yang empuk saat disentuh.

Jerawat ini sangat sensitif dan disebut juga jenis jerawa inflamasi. Jadi jangan pernah memencet jerawa papula, karena akan memperparah dan membengkak hingga menyebabkan bekas luka.

4. Pustula


pustula, jerawat nanah, jerawat batu, jerawat kecil



Jenis jerawat ini sebenarnya mirip dengan papula karena sama-sama jerawa inflamasi. Namun bedanya pustula berisi nanah yang terdiri dari minya, sel kulit mati, dan bakteri.

Pustula adalah jenis jerawat berupa benjolan yang lebih besar dan lunak. Bagian dasarnya berwarna merah, sementara puncaknya berwarna putih atau kekunigan dan tampak lebih terangkat karena ada nanah.

Hindari untuk menyentuh dan memencet jerawat jenis ini, karena memencet jerawat pustula dapat menimbulkan bekas luka atau bintik gelap pada kulit.

5. Nodul


nodul, jerawat parah, kemerahan pada muka


Nodul adalah jenis jerawat yang berbentuk benjolan besar, meradang, dan terasa keras saat disentuh. Umumnya nodul akan terasa lebih sakit karena jerawat ini berkembang di bawah kulit dan menimbulkan rasa sakit. Berbeda dengan pustula dan papula yang berada di bawah permukaan kulit.

Nodul terjadi ketika pori-pori kulitmu tersumbat, membengkak, sehingga mengalami iritasi dan membesar. Setelah benjolan mengempis, biasanya akan muncul bekas jerawat yang berwarna gelap.

Karena posisinya di bawah kulit, jenis jerawat ini sulit untuk dirawat sendiri di rumah dan dapat meninggalkan jaringan parut. Untuk merawat jerawat nodul, konsultasilah dengan dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

6. Jerawat Kistik (Jerawat Batu)


jerawat batu, flek hitam, bisul


Jerawat kistik merupakan jerawat terbesar. Jerawat ini berkembang saat pori-pori tersumbat oleh kombinasi bakteri, sebum, dan sel kulit mati dan berada dibawah permukaan kulit. 

Jerawat batu dapat berukuran sangat besar dengan warna merah atau putih dan terasa sakit saat disentuh. Pembentukan jerawat satu ini bisa menyebabkan infeksi parah pada kulit.

Untuk proses penyembuhannya, jerawat ini memang paling lama mengempisnya biasanya 4-7 hari tergantung kondisi kulit setiap orang. Biasanya jerawat batu akan meninggalkan bekas luka yang cukup parah.

LihatTutupKomentar