-->

Ciri-Ciri Keputihan Normal dan Abnormal Berserta Cara Mencegahnya

Ciri-Ciri Keputihan Normal dan Abnormal


keputihan yang normal, vagina douche, faktor keputihan, abnormal smear, keputihan yang normal seperti apa, miss v gatal dan keputihan, vagina, cara untuk merapatkan miss v, vagina gatal


Keputihan Normal dan Abnormal - Setiap wanita pasti pernah mengalami yang namanya keputihan. Ya, keputihan memang kerap muncul setelah masa haid berlangsung. Keputihan atau lendir yang keluar dari vagina ini berfungsi untuk membersihkan serta melembabkan vagina, sekaligus mencegah terjadinya infeksi. 

Keputihan secara umum dibagi menjadi dua yaitu keputihan normal dan abnormal (tidak normal). Keputihan normal memang tidak mengganggu aktivitas dan dapat mereda dengan sendirinya. Hal ini tidak membutuhkan penanganan khusus karena tidak berbahaya. Keputihan biasanya muncul sebelum dan sesudah masa haid.

Sedangkan keputihan abnormal merupakan keputihan yang tidak wajar. Sebab keputihan ini muncul dengan rasa yang mengganggu dan ada keluhan lainnya. Maka kondisi ini perlu di waspadai karena bisa jadi merupakan tanda adanya gejala penyakit yang berbahaya.

Terkadang keputihan juga bisa disebabkan oleh infeksi atau penyakit tertentu. Keputihan normal dan tidak normal memiliki ciri-ciri yang berbeda. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mengetahui ciri ciri keputihan normal dan abnormal agar tidak salah untuk menyikapinya. 

Simak penjelasan Ciri-ciri keputihan normal dan abnormal dibawah ini:


Keputihan Normal

  1. Keputihan normal memiliki ciri-ciri dan karakteristik sebagai berikut:
  2. Berwarna bening atau sedikit putih menyerupai putih telur mentah
  3. Teksturnya encer atau sedikit kental dan lengket
  4. Tidak berbau
  5. Tidak menimbulkan rasa gatal atau nyeri
  6. Bewarna putih pekat atau sedikit kecoklatan.Keputihan seperti ini biasanya menandakan bahwa tubuh wanita sudah mendekati waktu menstruasi

Keputihan normal merupakan keputihan yang sering terjadi dan dialami oleh wanita. Hanya saja, jumlah, warna, dan konsistensi cairan keputihan yang keluar berbeda-beda.

Berubahnya ciri-ciri keputihan normal wanita dapat dipengaruhi oleh proses menyusui, ovulasi, efek samping penggunaan pil KB, banyak berolahraga, stres, atau rangsangan seksual.


Keputihan Abnormal


Keputihan tidak normal biasanya akan membuat wanita merasa terganggu akibat munculnya gejala-gejala tertentu. Berikut adalah ciri-ciri keputihan abnormal yang perlu kalian ketahui:

  1. Berbau tidak sedap (misalnya bau busuk atau amis) dan menyengat 
  2. Jumlahnya meningkat secara tiba-tiba, tidak seperti biasanya
  3. Berwarna kuning, kehijauan, keabu-abuan dengan tekstur kental bahkan juga bisa memiliki tekstur yang menggumpal
  4. Vagina terasa gatal atau nyeri
  5. Vulva dan vagina tampak kemerahan dan bengkak

Kadang keputihan yang tidak normal juga dapat membuat wanita merasakan nyeri panggul dan atau perih ketika buang air kecil (ayang-ayangan).

Keputihan abnormal ternyata bisa menjadi tanda-tanda timbulnya penyakit. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan keputihan abnormal yaitu:

  1. Infeksi bakteri pada vagina atau vaginosis bakteialis
  2. Infeksi jamur vagina
  3. Vaginitis
  4. Penyakit menular seksual, seperti gonore, chlamydia, dan trikomoniasis
  5. Radang panggul
  6. Kanker serviks

Selain itu, ternyata keputihan abnormal juga bisa disebabkan oleh efek samping obat-obatan sepeti antibiotik dan kortikosteroid, iritasi vagina akibat penggunaan sabun yang mengandung pewawngi atau pembersih vagina, dan cara membersihkan vagina yang tidak benar.

Wanita yang mengalami keputihan abnormal harus ditangani sesuai dengan penyebabnya, sehingga penanganan wanita satu dengan lainnya berbeda. Misalnya jika keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi jamur, maka dokter akan meresepkan obat anti jamur untuk menanganinya.

Oleh sebab itu, penting bagi kalian ketika mengalami gejala-gejala keputihan abnormal yang mengganggu sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara Mencegah Keputihan Abnormal


Untuk mengurangi risiko keputihan abnormal ada beberapa langkah yang bisa kalian terapkan, yaitu:

  1. Gunakan celana dalam berbahan katun, karena dapat menyerap keringat dan menjaga kelembapan area kewanitaan.
  2. Bersihkan vagina menggunakan air hangat dan sabun yang berbahan lembut. Setelah itu, keringkn vagina dari arah vagina menuju anus untuk menghindari perpindahan bakteri dari anus ke vagina.
  3. Hindari menggunakan celana terlatu ketat
  4. Hindari menggunakan pembersih wanita atau sabun yang mengandung pewangi. Karena penggunaan produk tersebut dapat membasi bakteri baik di vagina yag berfungsi untuk melindungi vagina dari infeksi.
  5. Hindari berendam atau mandi dengan air panas terlalu mana dan sering.
  6. Segera ganti pakaian dalam atau celana ketika basah, misalnya ketika berkeringat atau setelah berenang.
  7. Ganti pembalut secara rutin selama menstruasi

Agar terhindar dari penyakit yang dapat menyebabkan keputihan abnormal, sangat disarankan untuk menggunakan kondom saat berhubungan intim dan hindari berhubungan intim denganlebih dari satu pasangan.

Jika keputihan disertai gejala lain yang cukup mengganggu segeralah memeriksanya ke dokter, agar tidak terjadi infeksi atau timbul penyakit lainnya.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk mencari tahu penyebabnya. Setelah penyebabnya diketahui, barulah dokter dapat mementukan pengobatan yang sesuai.

LihatTutupKomentar